sosok itu. ketika tidak pernah aku menemukannya. sebuah panggilan yang bermakna. pencarian yang sia-sia percuma dan nihil. antara mempertahankan atau mencari. ketika setiap mata memandang heran. ketika rumor merebak tidak pasti. ketika semua tanya ini menggantung. siapa aku siapa mereka. kenapa ada kehadiran yang ganjil tidak semestinya. keabu-abuan. kertas binder lusuh beberapa tahun lalu. bolu coklat dengan butiran chocochip. percuma. awal yang tak jelas dan akhir yang suram.
Setiap hari kusiram, kuberi pupuk, lalu kucabut. Esoknya kursiram lagi, kuberi pupuk, lalu kucabut lagi. Hal yang sama terus dilakukan dengan rutin. Cepat sekali tanaman ini tumbuh, dan cepat pula ia mati, meski ia tidak pernah benar-benar mati. Layaknya orang bekerja, ia segan untuk tumbuh tapi tak mau mati. Seharusnya aku cabut sampai ke akar-akarnya.
Komentar
Posting Komentar