di balik puing itu ada sebuah cerita. cerita 15 agustus 2014. bukan cerita bahagia apalagi mendebarkan. bukan pula lelucon ataupun mistik. ia cerita yang menyimpan perih. luka yang pernah tertutup kembali menganga. penyesalan yang telah terlupa membayang memutarkan slide-slide hari itu. senyumku beberapa detik lalu menguap bersama acuhanmu. di balik tatapan sang garuda aku hanya tertunduk. sebuah palu godam serasa menghantam, sakit. sesakit inikah kejadian hari itu? seperti inikah rasa kecewanya?
Bagaimana cara untuk dapat terjaga dan bercengkrama di penutup hari tanpa memikirkan apapun tanpa memikirkan apapun tanpa memikirkan apapun hanya tentang engkau saja
Komentar
Posting Komentar