"hey kamu dimana?"

kukira kejadian seperti ini hanya ada di film atau hanya dialami orang-orang tertentu saja. ternyata aku pun mengalaminya :D
sore itu, aku diminta mewakilkan ketua umum untuk tekmit terkait expo ukm bersama teh fia. sampai di kampus tepatnya menjelang adzan ashar. tadinya mau ke perpus buat cari buku yang diminta teman, ternyata perpusnya tutup maka langsung saja kulangkahkan kaki menuju masjid. beberapa mahasiswa berseragam terlihat di selasar, koridor, dan tempat wudhu. ada sedikit sesal karena aku tidak datang dari pagi. kalau aja aku bangun lebih pagi dan seragamnya udah kering, tentu aku bisa lihat maru juga, yahsudahlah.
usai sholat ashar, aku memilih duduk di belakang sambil menunggu jam 4 sore. kulihat layar hp dan tidak ada sms yang masuk. langsung saja kusms teh fia. tak beberapa lama sms terkirim, ada panggilan masuk dari nomor yang sama.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
"jadi sal rapatnya?"
"ohiya hayu teh"
"salma dimana?"
"di mesjid teh, alfurqan"
"hhmmm..."
sekonyong-konyong aku lihat sekelebat wajah yang kukenal, kurang dari 2 meter disebelahku, tak lain tak bukan, orang yang ada di telpon!
"Teh fia!"
ehh.. langsung saja derai tawa di antara kami. ya ampun.. orang yang aku tunggu, dan ada di sebrang telpon ternyata ada di sebelah sendiri. haha ada ada saja.

ada lagi cerita yang mirip seperti itu. kalau yang ini dialami kedua orangtuaku.
hari itu, mereka sedang berada si pusat perbelanjaan. seperti biasa jika sudah ditempat seperti itu, maka akan berpencar kemana-mana. biasanya ibu ke tempat pakaian, bapak ke tempat makanan. ketika akan pulang, mereka berencana untuk bertemu di depan panggung (yang sedang kosong tentunya).
"Bu, bapak udah di depan panggung nih."
"lah ibu juga nih. bapak dimana?"
"ini depan panggung bu.."
"iya ibu juga di depan panggung. bapak dimananya?"
"ini di tengah-tengah depan panggung. ari ibu dimana?"
"iya ini juga di tengah-tengah"
beberapa detik kemudian, ibu merasa mendengar suara yang sangat dikenalnya, suara bapak!
ketika keduanya berbalik, kagetlah keduanya hahaa sundanya mah patukang-tukang, ckck >_< udah kaya sinetron beneran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seteru Satu Guru