11 agustus
kamu emang ga cocok buat selfie karena ga mau selfie
tahukah? betapa susahnya mencari fotomu di setiap album
adaa saja halangannya. mukanya yang ketutupan tangan, yang burem, lagi manyun
hahaha ada-ada saja memang
dalam kamus hidupmu mungkin tak ada jaim
apa adanya itulah hidupmu
terserah orang mau bilang apa, asal kau nyaman melakukannya
senyum simetris itu selalu ada di setiap pagi
sampai malam pun, ia masih bertengger disitu
koneksimu selalu speedy :D
tapi di balik semua kecerianmu ada duka yang tersimpan
rapat erat selama enam tahun
setelah oktober ini mungkin genap tujuh
sakit yang kau pendam tahunan itu tak banyak yang tahu
tak ingin banyak orang tahu kepedihanmu
biarlah mereka tahu apa yang terlihat
di balik tawamu aku tahu ada tangis tertahan
di balik candamu aku tahu ada kecewa yang semakin membesar
entah sampai kapan senyummu kan memudar
tak inginkah kau lepas semua?
biarlah semua itu kau enyahkan saja, karena hanya masa lalu
masa lalu yang akan terus menggerogotimu
lepaskan semua berbagilah denganku
anggaplah saja aku yang dulu, tak ada yang berubah barang sekecil apapun
aku masih setia mendengar setiap keluh kesahmu, tak perlulah canggung
anggaplah seperti saat pertama sekali kita bertemu
ketika terjebak dalam suasana sesenyap 'makam'
ingatkah kau?
kita lakukan lagi hal-hal seperti dulu, ketika salam berpisah itu belum ada
sampaikan suka dukamu kepada patung bisu ini
ia memang hanya bisa diam, tanpa memberi solusi. dan yang sering membuatmu kesal
tapi kau kan tau, ia sangat setia
tak pernah protes dengan apa yang diterimanya
karena ia hanya patung bisu
akan bagaimana lagi kau akan menanggungnya?
sampai kapan kau sembunyi dalam senyum palsumu?
haruskah kau rasakan sakit itu bertahun-tahun?
ayolah, aku ingin cari fotomu yang tulus
biar kusimpan dalam album kenangan kita :)
~di ruang makan, di tengah resume ktv
tahukah? betapa susahnya mencari fotomu di setiap album
adaa saja halangannya. mukanya yang ketutupan tangan, yang burem, lagi manyun
hahaha ada-ada saja memang
dalam kamus hidupmu mungkin tak ada jaim
apa adanya itulah hidupmu
terserah orang mau bilang apa, asal kau nyaman melakukannya
senyum simetris itu selalu ada di setiap pagi
sampai malam pun, ia masih bertengger disitu
koneksimu selalu speedy :D
tapi di balik semua kecerianmu ada duka yang tersimpan
rapat erat selama enam tahun
setelah oktober ini mungkin genap tujuh
sakit yang kau pendam tahunan itu tak banyak yang tahu
tak ingin banyak orang tahu kepedihanmu
biarlah mereka tahu apa yang terlihat
di balik tawamu aku tahu ada tangis tertahan
di balik candamu aku tahu ada kecewa yang semakin membesar
entah sampai kapan senyummu kan memudar
tak inginkah kau lepas semua?
biarlah semua itu kau enyahkan saja, karena hanya masa lalu
masa lalu yang akan terus menggerogotimu
lepaskan semua berbagilah denganku
anggaplah saja aku yang dulu, tak ada yang berubah barang sekecil apapun
aku masih setia mendengar setiap keluh kesahmu, tak perlulah canggung
anggaplah seperti saat pertama sekali kita bertemu
ketika terjebak dalam suasana sesenyap 'makam'
ingatkah kau?
kita lakukan lagi hal-hal seperti dulu, ketika salam berpisah itu belum ada
sampaikan suka dukamu kepada patung bisu ini
ia memang hanya bisa diam, tanpa memberi solusi. dan yang sering membuatmu kesal
tapi kau kan tau, ia sangat setia
tak pernah protes dengan apa yang diterimanya
karena ia hanya patung bisu
akan bagaimana lagi kau akan menanggungnya?
sampai kapan kau sembunyi dalam senyum palsumu?
haruskah kau rasakan sakit itu bertahun-tahun?
ayolah, aku ingin cari fotomu yang tulus
biar kusimpan dalam album kenangan kita :)
~di ruang makan, di tengah resume ktv
Komentar
Posting Komentar