sebuah opini


Pondok Pesantren bukan hanya mengajarkan hadits, kitab kuning, kitab gundul, fiqih, sejarah nabi, nahwu sharaf, dan lain-lain masih banyak lagi. Dewasa kini orang-orang umumnya memandang Pondok Pesantren dalam pandangan yang sempit, yang maksudnya dalam Pondok hanya mengajarkan “pelajaran” agama. Tanda kutipan disini mengartikan “teori”, teori pelajaran agama. Sedangkan esensi sebenarnya sebuah pondok mulai tenggelam ditelan waktu. Seharusnya pondok pesantren lebih menekankan pada aqidah dan akhlaqnya. Aqidah merupakan akar penting yang harus ditanam pada diri setiap santri. Akar atau pondasi yang jika tidak ada maka sebuah bangunan bisa runtuh. Jika aqidahnya sudah kuat maka akhlaqnya pun akan bagus. Akhlaq atau sikap moral yang baik itu mencirikan seorang santri pondok pesantren. Jadi, kualitas seorang santri yang baik bukan hanya karena kepiawaiannya membaca kitab ataupun karena banyak hafalan haditsnya, ia harus pula bagus dalam aqidah dan akhlaqnya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seteru Satu Guru