Selamat Hari Buku :) yuk ke Perpus!
Hari ini media sosial diramaikan
dengan tagar #WorldBookDay setelah
dua hari yang lalu jalanan penuh dengan anak-anak mengenakan baju kebaya (baca:
Hari Kartini). Beramai-ramai penghuni dunia maya mengucapkan Hari Buku Sedunia.
Mulai dari gerakan membaca buku, sejarah hari buku, sampai keprihatinan akan
kurangnya minat membaca. Kenapa sih harus membaca? Dari kecil kita diajarkan
membaca dari mengeja A-B-C sampai dikenalkan dengan Ani dan Budi (nama yang
paling mainstream di buku pelajaran
SD). “Buku itu gudang ilmu. Kuncinya adalah membaca.” Layaknya sebuah gudang
yang menyimpan banyak harta karun kalau ga ada kunci untuk membukanya ya
percuma. Begitu juga buku, sebanyak apapun buku di perpustakaan, selengkap
apapun koleksi buku di rumah, kalau ga dibaca maka akan sia-sia saja.
Nah, dari prolog di atas
sebenarnya daku ingin ngasih tau kalo
di Bandung ini udah ada tempat membaca buku yang cozy banget. Perpustakaan Daerah Jawa Barat yang udah banyak
diketahui oleh warga Jawa Barat, apalagi oleh warga Bandung sendiri. Yap,
namanya Bapusipda atau singkatan dari Badan Perputakaan dan Kearsipan Daerah. Alamatnya
di jalan Kawaluyaan Indah II No. 4 Bandung. Ga terlalu jauh dari depan komplek
Kawaluyaannya, sedikit berjalan kaki lurus maka sampailah ke perpustakaan besar
ini. Bisa juga dengan media ojek atau becak.
![]() |
| sumber: bapusipda.jabarprov.go.id |
Pertama kali aku kesana belum seramai
sekarang. Buku-bukunya belum terlalu banyak dan pengunjungnya pun masih sedikit
rasanya sepi banget. Tapi sekarang
apalagi hari sabtu, jangan heran kalau untuk naik lift saja mengantri. Bertambahnya
pengunjung ini disertai juga dengan sistem disana yang semakin baik. Kini sudah
ada mushola, tempat wudhu, peminjaman mandiri, bahkan sudah mulai ada
pengembalian secara mandiri. Ditambah, disana terdapat pula program belajar
gratis. Hanya dengan membayar di muka, pengunjung bisa memilih program yang
ingin diikuti, ada belajar bahasa Inggris, Bahasa Jepang, belajar jurnalistik,
sampai belajar tarian juga ada. Nah tapi, program belajar ini hanya ada di hari Sabtu jam 1
siang.
Bapusda ini buka dari hari
Senin-Jumat dari jam 08.00-21.00 dan hari Sabtu dari jam 08.00-16.00. Semua
pengunjung bisa membaca disana tapi tidak semua bisa meminjam buku. Hanya anggota
yang bisa meminjam. Cara menjadi anggota tidak perlu mengeluarkan uang, cukup
fotokopi KTP Kota atau Kabupaten Bandung dan mengisi formulir. Tapi peraturan
saat ini, untuk mahasiswa perlu ada surat rekomendasi dari fakultas. Untuk yang
KTPnya di luar Kota atau Kabupaten Bandung, kalau ga salah perlu menyertakan
KTP wali di Bandung (misal: ibu kos). Untuk yang belum memiliki KTP, diganti
dengan fotokopi Kartu Pelajar dan sertakan dengan KTP orangtua. Oh iya, diminta
juga pas foto dan disana juga akan difoto lagi oleh petugasnya.
Setelah mengumpulkan
berkas-berkas maka nanti akan mendapatkan kartu anggota perpustakaan. Kartu itu
harus selalu dibawa bila ingin meminjam buku. Sayangnya maksimal buku yang boleh dipinjam
hanya 3 buku. Dan untuk buku-buku referensi dan majalah tidak boleh dipinjam
hanya boleh difotokopi.
![]() |
| sumber: bandung.panduanwisata.id |
Nah itu tadi sekilas tentang
Bapusipda. Tempatnya nyaman, sejuk, ada Wi-Fi, kursinya empuk, dan interior disana juga cukup eyecatching, ga kaya perpustakaan dulu di sekolah-sekolah kita yang
kursinya kayu dan warnanya itu-itu aja. Disana bentuk-bentuknya dibuat dinamis
mulai dari bentuk bangunannya sendiri, tempat duduk di area luar, sampai furniturenya pun dibuat menarik. Tempat ini recommended banget deh
buat yang butuh referensi atau cuma sekedar liat-liat buku. Yuk ke Perpus!
![]() |
| sumber: dok pribadi |



Komentar
Posting Komentar