Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015

Sore

Biar kuceritakan sebuah sore, dengan buku dan moccacino Di antara yang lapar dan penunggu setia Kukisahkan cerita manis semanis minumanmu Ada semangkuk lega dari setiap koma Batu yang kita lihat tadi tak seberapa hanya sepersekian saja Hanya sepotong hari kita tanpa rencana, tanpa awal, tanpa akhir bahkan tanpa tujuan Hanya sejeda dari perjalanan hidupmu Mengenang masa-masa indah dulu Bahkan sampai petang berpamitan dan bulan mulai menyapa Ceritaku masih panjang Biar kukisahkan hingga titik tak pernah ada Di sabtu malam ini bersama tiap tetes yang menyapa bumi Maret, 2015

Rabu Pagi

Ratusan menit tlah berlalu semenjak bedug shubuh tiba Kokok ayam berkejaran menyambut pagi jutaan orang di luar sana telah bergumul dengan asap dan polusi Berebut mencari sesuap nasi dan derajat diri Ribuan anak duduk manis di belakang bangku mereka dengan pandangan lurus menghadap board Para sopir dan kenek angkutan umum berlomba mencari muatan Para pedagang pasar telah berkeringat bahkan dari dini tadi Ketika sinar matahari menyerobot masuk Tapi kau tak bergeming dengan buntalan selimut hangat Keras starter motor tetangga sebelah tak hilangkan kantukmu Kepulan asap masakan tak hiraukan penciumanmu Kain selimutmu terlalu tebal Mimpi indahmu terlalu panjang. Tayangan favoritmu pagi ini sudah terlewat Dering alarm bangun pagi sia-sia sama sekali Apa yang sudah kau lakukan sesiang ini? Bandung, 8 Februari 2015